Analisis Korelasi Faktor Kesehatan

AD
Correlation Diagnostic

Korelasi Faktor Kesehatan

Mencari tahu seberapa kuat hubungan statistik antara infrastruktur/SDM kesehatan (Puskesmas, Posyandu, Nakes) dengan tingkat prevalensi stunting di kecamatan.

Kembali ke Menu

Hasil Analisis Statistik

Metode: Koefisien Korelasi Pearson (r). Ukuran Sampel: 20 Kecamatan.

faskes

P-Value: 0.05

r = -0.114

Interpretasi: Korelasi Lemah Negatif. Peningkatan jumlah faskes berasosiasi dengan penurunan prevalensi stunting secara signifikan.

nakes

P-Value: 0.05

r = 0.196

Interpretasi: Korelasi Lemah Positif. Terdapat hubungan searah (korelasi positif) antara nakes dengan angka stunting.

Panduan Nilai r

  • Negatif (-) Hubungan terbalik. Variabel pelindung (misal: penambahan faskes menurunkan stunting).
  • Positif (+) Hubungan searah. Variabel berisiko.
  • Skor r Dekat dengan 1 atau -1 menunjukkan hubungan linear yang sangat kuat. Dekat dengan 0 tidak ada hubungan.

Peta Sebaran (Scatter Plot)